Integrasikan Enam Pelayanan Dasar, Posyandu 6 SPM Diluncurkan di Tojo Una-Una

Kesehatan42 Dilihat

TOUNA — Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, resmi meluncurkan program Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) di wilayah kerja UPT Puskesmas Dolong, Kecamatan Walea Kepulauan, Kamis (11/6/2026). Langkah ini diambil sebagai strategi taktis untuk mengintegrasikan berbagai pelayanan dasar publik langsung di tingkat tapak atau desa.

Mengusung tema “Melayani Masyarakat Sepanjang Siklus Kehidupan”, peluncuran ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una dr. Niko, perwakilan pemerintah kecamatan, serta para tenaga kesehatan dan kader posyandu setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Tojo Una-Una dr. Niko menyampaikan bahwa transformasi posyandu menjadi wadah pemenuhan enam pelayanan dasar ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan ketahanan masyarakat yang komprehensif. “Tujuannya adalah membangun masyarakat yang sehat, keluarga yang kuat, dan desa yang hebat melalui intervensi yang terpadu,” ujarnya.

Sesuai dengan mandat regulasi pelayanan minimal, terdapat enam bidang utama yang kini diintegrasikan melalui posyandu, yaitu:

  • Bidang Kesehatan: Layanan mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari kesehatan ibu, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia. Intervensi juga diperluas pada pencegahan dan pengendalian penyakit, perbaikan gizi masyarakat, serta pemantauan kesehatan lingkungan.
  • Bidang Pendidikan: Fokus pada penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD), pendampingan belajar, peningkatan literasi warga, dan monitoring status pendidikan terakhir masyarakat desa.
  • Bidang Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat: Diarahkan pada pemenuhan rumah layak huni serta penataan kawasan pemukiman agar tercipta lingkungan yang sehat dan nyaman bagi tumbuh kembang keluarga.
  • Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat: Mencakup penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling), mitigasi bencana berbasis komunitas, serta perlindungan masyarakat.
  • Bidang Sosial: Menitikberatkan pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan sosial, dan merawat kembali nilai gotong royong warga.

Keberhasilan implementasi program ini dinilai sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor di tingkat kecamatan hingga desa. Oleh karena itu, peluncuran ini juga menggalang komitmen dari berbagai pemangku kepentingan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Walea Kepulauan Mad Lahudo, serta Kepala UPT Puskesmas Dolong Ruslan Hiola, S.KM, yang datang bersama jajaran staf medisnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap ujung tombak pelayanan di lapangan, dr. Niko menyerahkan cinderamata secara simbolis kepada para kader kesehatan Dolong. Penghargaan ini menjadi simbol dukungan moril bagi para kader yang selama ini menjadi jembatan utama antara fasilitas kesehatan dan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.

Melalui integrasi lintas sektor di dalam posyandu ini, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una berharap pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan dapat berjalan lebih efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (TUNE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *