TOUNA – Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tojo Una-Una dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan Anggaran KUA-PPAS APBD TA 2025, Pembahasan Raperda perubahan APBD TA 2025 dan Penyampaian Hasil Pengkajian Bapemperda 3 Perda berasal dari DPRD, Jumat (15/8/2025).
Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Tojo Una-Una tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Gusnar A. Sulaeman didampingi Wakil Ketua I Rizal C. Panjili, Wakil Ketua II Jafar M. Amin dan Plt Sekretaris DPRD Alfred L Lanu.
Hadir dalam kegiatan ini, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pj Sekretaris Daerah, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan Jajaran Aparatur Pemerintah Daerah, Pimpinan Instansi Vertikal, Partai Politik, BUMN/BUMD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda serta para Wartawan.
Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu dalam pidato pengantarnya yang dibacakan oleh Wabup Surya menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah disusun berdasarkan Money Follow Program.
“Pendekatan penganggaran lebih fokus pada program atau kegiatan yang terkait langsung dengan Prioritas Daerah, Prioritas Provinsi, Nasional serta dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Olehnya itu, kata Wabup, dalam penyusunan anggaran kali ini dilakukan dengan tetap memperhatikan keterpaduan antara perencanaan dan penganggaran, konsistensi dan sinkronisasi program baik vertikal maupun horizontal, serta program dan kegiatan yang mempunyai relevansi dengan permasalahan dan peluang yang dihadapi.
“Namun pada Tahun Anggaran 2025, kita masih dihadapkan pada dinamika Perekonomian Nasional dan Global yang penuh ketidakpastian. Kondisi ini antara lain dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dunia, perlambatan ekonomi global, serta program efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat,” terangnya.
Wabup mengatakan, situasi tersebut berdampak langsung pada stabilitas fiskal daerah, khususnya terhadap besaran dan ketepatan penerimaan dana transfer ke daerah.
“Untuk itu, kita kembali dituntut untuk menyusun APBD secara lebih fokus dan selektif, memastikan program dan kegiatan yang dianggarkan benar-benar bersifat prioritas, untuk mendukung pencapaian Visi Misi Pemerintah Daerah, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, menurunkan prevalensi stunting, serta memperkuat reformasi birokrasi,” harapnya.
“Saya mengharapkan dukungan dari semua pihak teristimewa Pimpinan dan anggota DPRD untuk bersama-sama guna menyelesaikan pembahasan rancangan APBD tersebut tepat waktu, sehingga dapat dijalankan oleh pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una TA 2025,” tutup Wabup. TUNE






