TOUNA – Bupati Tojo Una-Una yang di wakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Burhanudin Lahay, S.Ag, M.Si membuka secara resmi Festival Hadroh Kelurahan Labibae, Sabtu (27/7/2024) malam.
Acara yang berlangsung di halaman kantor Kelurahan Labibae itu, dirangkaikan syukuran perayaan hari ulang tahun Kelurahan Labibae yang ke 13 tahun.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Buhanudin dalam sambutannya menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una sangat menyambut baik atas terlaksanakan kegiatan ini.
“Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaannya tingginya kepada dan semua pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ini dengan harapan semoga kegiatan ini dapat berjalan denga naman dan lancar,” ucapnya.
Burhanudin mengatakan, momentum peringatan ini, sebagai salah satu bentuk kesyukuran dan sebagai wujud kreativitas masyarakat Kelurahan Labiabae dalam memperingati hari jadinya ke-13 dengan cara kegiatan yang positif dan bermanfaat.
“Memperingati hari jadi Kelurahan Labiabae ke-13 adalah salah satu cara kita mensyukuri nikmat kesempatan yang masih diberikan kepada kita untuk mengabdi bagi masyarakat dan daerah kita tercinta,” ucapnya.
Burhanudin mengajak peringatan ini, agar digunakan sebagai momentum untuk mengingat kembali bahwa setiap capaian pembangunan yang diraih saat ini, tidak lepas dari kerja keras para pendahulu.
“Tugas kita hanyalah melanjutkan pembangunan yang telah mereka rintis dan perjuangankan, sebagai wujud syukur dan terima kasih kita kepada para pendahulu, maka kita harus bekerja keras dan memberikan yang terbaik dengan menunjukkan berbagai kemajuan dan prestasi,” ujarnya.
Burhanudin juga mengapresiasi atas diselenggarakannya festival yang di motori oleh Pemerintah Kelurahan Labiabae bersama Karang Taruna Labiabae yang merupakan kesenian yang bersifat Islami.
“Melalui Festival Hadroh Kelurahan Labiabae ini, diharapkan sebagai wahana dan kesempatan yang baik untuk meningkatkan syariat islam,” ungkapnya.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, saat ini kesenian islamiyah mulai memudar, karena dimasuki oleh budaya baru, budaya asing yang tidak mengandung nilai pendidikan agama dan dapat merusak moral generasi muda,” tutupnya.
Hadir bersama Camat Ampana Kota, H. Mohamad Awali, S.Sos, M.Si, Wakapolsek Ampana Kota Ipda Ahmad Afandi W. Nasaru, SH, Perwakilan Danramil 1307-05 Ratolindo, Lurah Labibae Fariz Latjuba, ST, MM bersama staf, tokoh agama, tokoh Masyarakat, tokoh pemuda serta tamu undangan lainnya. ****






