Bupati Touna Diwakili Asisten II Hadiri Pelantikan Pengurus PJS Periode 2026–2027

Pemerintahan82 Dilihat

TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Mohammad Asrar Mohamad Ali, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Tojo Una-Una periode 2026–2027, Kamis (3/9/2026).

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan penutupan Musyawarah Cabang (Muscab) PJS Kabupaten Tojo Una-Una.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Asrar meminta pengurus PJS menjadikan amanah organisasi sebagai tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas informasi, membangun kepercayaan publik, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.

“Selamat kepada seluruh pengurus PJS Kabupaten Tojo Una-Una yang telah dilantik. Amanah yang saudara-saudara terima hari ini bukan sekadar sebuah kepengurusan organisasi, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk turut menjaga kualitas informasi, membangun kepercayaan publik, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” kata Asrar.

Asrar juga menyampaikan apresiasi kepada peserta dan panitia Muscab yang telah menjalankan seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, musyawarah menjadi momentum untuk menyatukan gagasan, menyusun program kerja, memperkuat konsolidasi, sekaligus menentukan arah organisasi.

“Dengan berakhirnya musyawarah cabang ini, saya berharap tidak berakhir pula semangat kebersamaan yang telah dibangun. Justru inilah awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membuktikan bahwa PJS Kabupaten Tojo Una-Una mampu menjadi organisasi profesi yang solid, profesional, independen, dan konstruktif,” ujarnya.

Asrar menilai perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh berita. Informasi kini dapat diterima dalam hitungan detik. Namun, kecepatan tersebut harus diimbangi dengan ketepatan, akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab jurnalistik.

“Insan pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan program dan kebijakan kepada masyarakat, sementara media juga membutuhkan pemerintah sebagai sumber informasi yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Pemkab Tojo Una-Una, lanjut Asrar, berkomitmen membangun komunikasi terbuka dengan insan pers, termasuk menerima kritik, saran, dan masukan konstruktif yang disampaikan berdasarkan data dan fakta.

Kepada pengurus PJS periode 2026–2027, Pemda berpesan agar organisasi dibangun secara solid, terbuka, demokratis, dan mampu merangkul seluruh insan pers di daerah.

Perbedaan pandangan, kata Asrar, hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi kekuatan untuk melahirkan gagasan dan solusi yang lebih baik.

“Jaga kehormatan organisasi dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan etika jurnalistik,” tegasnya.

Seluruh anggota PJS juga didorong menjaga marwah profesi dengan menghadirkan pemberitaan yang mencerdaskan masyarakat, memperkuat demokrasi, serta ikut mendorong pembangunan daerah.

Pelantikan pengurus sekaligus penutupan Muscab PJS Kabupaten Tojo Una-Una tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara organisasi pers, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong terwujudnya Tojo Una-Una yang lebih maju, adil, dan sejahtera. TUNE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *