Kadis PMD Touna Hadiri Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten di Desa Urundaka

Pemerintahan108 Dilihat

TOUNA – Mewakili Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Dr. Alimudin Muhammad, SE., M.Si, membuka secara resmi kegiatan Lomba Desa Tingkat Kabupaten Tojo Una-Una tahun 2025, di Desa Urundaka, Kecamatan Ampana Tete, Selasa (20/5/2025).

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Touna, Ny. Hajar S.Kep. Ners, Tim penilai lomba Desa Tingkat Kabupaten, Camat Ampana Tete, Asrin W. Soga, S.Pd.I, MAP, bersama Unsur Muspika Ampana tete, Kepala Desa, Ketua BPD, LPM Desa Urundaka, Ketua TP PKK Desa Urundaka bersama Anggota, Tokoh agama, Tokoh masyarakat,Tokoh perempuan, dan Tokoh pemuda.

Dalam sambutannya, Kadis PMD Alimudin Muhammad menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Kadis PMD menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan dan masyarakat serta semua pihak yang telah berpartisipasi mendukung desa untuk maju dan menampilkan yang terbaik pada pelaksanaan lomba desa ini. 

“Saya sangat bangga atas kerja keras semua komponen masyarakat di desa ini untuk meraih keberhasilan sebagai juara dalam perlombaan desa, tentunya apa yang telah dicapai agar terus di kembangkan sebagai motivasi bagi aparat desa dan masyarakat untuk lebih giat lagi dalam membangun desa ini kearah yang lebih baik,” ucap Alimudin.

Alimudin mengatakan, lomba desa merupakan salah satu program nasional yang dilaksanakan berdasarkan permendagri nomor 81 tahun 2015, tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan. 

“Lomba desa adalah bentuk pembinaan dan pengawasan pemerintah dengan melakukan penjaringan desa dan kelurahan berprestasi. Penyelenggaraan lomba desa merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, propinsi dan pusat secara nasional,” ujarnya.

Menurut Alimudin, perlombaan desa sebagai upaya mewujudkan pemberdayaan masyarakat melalui upaya penguatan kelembagaan, peningkatan motivasi dan swadaya gotong royong masyarakat.

“Sebab perlombaan desa bukanlah kegiatan yang bersifat seremonial akan tetapi untuk memberikan apresiasi sekaligus untuk mendorong partisipasi aktif dan peran masyarakat dalam setiap bentuk kegiatan pembangunan di desa,” ungkapya.

Disamping itu, kata Kadis PMD, perlombaan desa juga merupakan ajang kompetisi percepatan pembangunan, yang tentu saja membutuhkan kesadaran keuletan dan ketekunan serta kebersamaan membangun desa antara masyarakat bersama pemerintah yang didasari kebersamaan dan kegotongroyongan.

“Perlombaan desa ini juga merupakan suatu momen yang tepat sebagai salah satu instrumen untuk mengevaluasi keberhasilan, perubahan dan perkembangan yang terjadi di dalam masyarakat sebagai dampak positif dari pelaksanaan pembangunan itu sendiri,” lanjutnya.

Kadis PMD menambahkan, Lomba desa ini juga merupakan salah satu wujud pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan sebagaimana diamanatkan undang-undang tentang desa.

Kadis PMD berharap agar setiap desa yang mewakili kecamatan dapat terus berbenah dan mempertahankan keadaan desanya, bukan hanya dilakukan pada momentum lomba desa seperti ini, namun terus ditingkatkan, sehingga dapat menjadi contoh bagi desa desa lainnya.

“Begitu juga kepada para tim penilai lomba desa tingkat kabupaten, saya berharap dapat bekerja secara profesional dan obyektif dalam memberikan penilaian yang dapat di pertanggung jawabkan,” tandasnya. TUNE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *